Mandiri Giatkan Inklusi Keuangan 692 Keluarga Terima Bansos PKH  

42
PKH - Suasana pencairan PKH. Nomor dua dari kiri  Regional CEO Bali dan Nusa Tenggara, R Erwan Djoko Hermawan dan Vice President Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara Harsono Rudi Firnadi (dik)

Denpasar (Bisnis Bali) – Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan jumlah agen yang selama ini memberikan layanan keuangan tanpa kantor cabang bank kepada masyarakat yang belum memiliki akses kepada layanan keuangan untuk transaksi perbankan terbatas. Harapannya, para agen ini juga dapat meningkatkan literasi keuangan KPM sehingga dapat mendukung program inklusi finansial.

“Saat ini, Bank Mandiri memiliki jumlah agen lebih dari 42 ribu yang terdiri atas 22 ribu agen individu dan 20 ribu loket badan hukum yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Vice President Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara Harsono Rudi Firnadi di sela-sela pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap I Denpasar Barat 2017 di Denpasar, Jumat (12/5) kemarin.

Menurutnya, keterlibatan perseroan dalam penyaluran program bansos pemerintah, merupakan realisasi dukungan bank BUMN ini dalam perbaikan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Selain mempermudah masyarakat dalam mengakses program ini, kami juga ingin membantu pemerintah mendapatkan data yang akurat terkait masyarakat kurang mampu,” ujarnya

Hingga akhir tahun ini, pihaknya berencana menambah penyaluran bantuan sosial dengan skema PKH kepada  sekitar 1 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Sementara untuk bantuan sosial berskema bantuan pangan nontunai (BPNT), akan disalurkan kepada 3 juta KPM di 23 wilayah propinsi di Indonesia.

Dalam penyaluran bantuan sosial ini, bank akan melibatkan e-waroeng dan agen rumah pangan kita (RPK) serta sekitar 10 ribu  agen bank di wilayah-wilayah yang menjadi target penyaluran.

“Para agen bank tersebut akan mendapatkan pelatihan serta pemantauan terkait mekanisme pencairan bantuan dengan memanfaatkan kartu keluarga sejahtera (KKS) dan mesin EDC. Nantinya setiap agen akan melayani sekitar 250 KPM,” jelasnya. (dik)

BAGIKAN