Ketut Suiasa DOSA Jadikan Koperasi Sehat

14

DOSA menjadi penentu sehat tidaknya sebuah koperasi. DOSA juga menjadi penentu sebuah koperasi bisa mandiri atau tidak.

Hal ini dikemukakan Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H. saat membuka rapat anggota tahunan (RAT) ke-12 Pusat Koperasi (Puskop) Jagadhita di Puspem Badung, Jumat (12/5) kemarin. “DOSA menjadi penentu sehat dan mandirinya sebuah koperasi,” ujarnya.

Selain Wabup, RAT tersebut juga dihadiri Sekretaris Dekopinda Badung Wayan Suardika, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Badung yang diwakili salah satu kabidnya IB Alit Arsana, Ketua Puskop Jagadhita Putu Alit Suarsawan, S.E. dan jajaran pengurus serta ratusan anggotanya.

Suiasa menegaskan, DOSA yang dimaksud bukan merupakan kesalahan maupun perbuatan yang tidak sepantasnya. Namun DOSA di sini merupakan singkatan dan dana, orang, sarana prasarana, serta action atau aksi. “Keempat faktor inilah yang menjadi kunci sehat dan mandirinya sebuah koperasi,” tegas politisi Badung Selatan teraebut.

Terkait dengan dana, katanya, Pemkab Badung dipastikan akan membantu gerakan koperasi yang ada. Setelah mempelajari celah hukumnya, katanya, ditemukan celah bagi pemerintah untuk membantu permodalan koperasi.

Wujudnya, pemkab akan membentuk semacam unit pelayanan teknis (UPT) berupa Unit Penyalur Dana Bergulir. “Lembaga inilah yang nanti menyalurkan bantuan permodalan untuk kalangan koperasi,” tegasnya. (sar)

BAGIKAN