Yoga Tren, Peluang Bisnis pun Terbuka bagi Warga

23

Pelaksanaan yoga saat ini sudah menjadi tren kesehatan hingga penyembuhan penyakit bagi masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa. Karenanya, salah satu jenis olah raga ini membuka peluang ekonomi bagi sebagaian orang yang memiliki pengetahuan dalam memberikan pelatihan. Seperti apa?

TREN yoga di Bali saat ini tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal, namun diminati pula oleh wisatawan yang berkunjung ke Bali. Hal ini membuat berbagai kelas yoga menawarkan jenis gerakan atau pelatihan yoga yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini.

Salah seorang instruktur yoga sekaligus pendiri Markadya Yoga Indonesai (MYI), IGAN Dian Martika saat ditemui Selasa (8/5) kemarin mengatakan, perkembangan kelas yoga yang dimilikinya lumayan pesat setiap tahunnya. Tidak hanya masyarakat lokal, beberapa muridnya dikatakan merupakan masyarakat luar atau wisatawan yang berkunjung ke Bali. Menurutnya, yoga tidak hanya memberikan kesehatan secara jasmani, namun juga rohani dan jiwa manusia, sehingga sangat diminati oleh masyarakat. Selain itu, yoga juga mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit baik itu yang disebabkan oleh pikiran ataupun penyakit kronis lainnya seperti kanker.

Saat ini banyak dokter yang menyarankan pasiennya untuk mengikuti yoga terutama bagi pasien yang memiliki penyakit kronis seperti kanker. Di dalam yoga yang kita sembuhkan adalah penyakit pikirannya, yang dengan pikiran yang sehat, maka sel-sel kanker tidak bisa berkembang aktif, katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, MYI mengajarkan yoga berupa sad angga yoga dengan teknik melupakan badan dan mengkontraksikan pikiran pada kekuatan alam, seperti matahari dan sebagainya. Melalui yoga ini, masyarakat dapat melakukan gerakan yang disenangi dengan ditambahkan energi serta disatukan pula dengan meditasi.

Ditanya soal tarif untuk kelas yoga yang diberikan, wanita yang akrab disapa Bunda Dian ini mengatakan, tarif yang diberikan kepada masyarakat dibagi menjadi tiga, yaitu kelas umum, kelas healing (penyembuhan) dan kelas privat. Untuk kelas umum, dikatakannya, tarif yang diberikan Rp 250.000 untuk 12 kali pertemuan, sedangkan kelas healing biasanya ditarif Rp 400.000 untuk 12 kali pertemuan. Sementara itu, untuk kelas privat yang biasanya diperuntukkan bagi masyarakat dengan penyakit kronis ini, memiliki tarif tersendiri yaitu Rp 1 juta untuk 8 kali pertemuan.

Senada dengan itu, tren yoga juga memberi peluang bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan magister di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Ni Putu Erlina Partini. Pengetahuan tentang yoga yang didapatkannya saat mengikuti kuliah S1 sebelumnya mampu memberikan peluang pekerjaan dan menjadikan dirinya sebagai instruktur yoga. Tidak hanya anak-anak di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Denpasar, kemampuan pelatihan yoga darinya juga diminati oleh ibu-ibu PKK hingga wisatawan yang berkunjung ke Bali.(wid)

BAGIKAN