Pasar Antarpulau Lirik Olahan Minyak Kelapa Murni Produksi Tabanan

26

Tabanan (Bisnis Bali) – Produksi olahan minyak kelapa murni atau VCO yang diproduksi kalangan usaha kecil melalui BUMDes di Kabupaten Tabanan berhasil dilirik pasar. Hal itu terbukti dari permintaan akan komoditi tersebut mencapai 40 ton per bulan. Namun, sayangnya potensi besar tersebut belum bisa dimanfaatkan secara optimal selama ini.

Direktur Perusahaan Daerah  Dharma Santika (PDDS), I Putu Sugi Darmawan, Selasa (9/5) mengungkapkan, hingga kini permintaan pasar terhadap VCO cukup besar, yakni mencapai 40 ton per bulan tertuju ke Jakarta dan 2 ton per bulan untuk memenuhi pasar Yogyakarta. Namun, dari jumlah tersebut, hanya bisa terpenuhi 6 ton saja saat ini. Sebab, dari 78 BUMdes yang terbentuk, hanya 8 BUMdes yang bergerak di bidang olahan kelapa, sehingga dari volume produksi tidak sebanding dengan permintaan.

Bercermin dari kondisi tersebut, salah satu program jangka pendek dari PDDS yang salah satunya adalah membuka pasar bagi produk olahan pertanian dari Petani Tabanan, akan fokus pada pemasaran produk BUMDes.

Sugi menjelaskan, saat ini di Kabupaten Tabanan sudah berdiri 78 BUMDes yang meliputi usaha produk olahan kelapa, produk olahan kopi dan produk olahan camilan atau panganan.

“Terkait permintaan pasar untuk VCO tersebut, kini pihaknya sedang  bernegosiasi masalah harga untuk bisa disepakati dalam MoU nya,” ujarnya.(man)

BAGIKAN