Ekonomi Lesu, LPD di Tabanan Mampu Cetak Laba Signifikan  

26

Tabanan (Bisnis Bali) – Di tengah bayang-bayang kelesuan ekonomi yang masih dirasakan, dengan salah satunya dicerminkan menurunnya daya beli konsumen dan stagnannya sejumlah sektor usaha, nampaknya tak menyurutkan pendapatan laba dikalangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Tabanan. Bahkan, capaian laba LPD di daerah lumbung beras ini, mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LPLPD) Kabupaten Tabanan, Dewa Astina, di Tabanan, Selasa (9/5) kemarin mengungkapkan, pendapatan laba di LPD Kabupaten Tabanan memang kecendrungannya mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Bahkan, peningkatan tersebut bisa mencapai 100 persen lebih dari periode sebelumnya.

“Selama ini pendapatan laba memang berfluktuasi, namun kecenderungannya laba berada di atas 100 persen lebih,” tuturnya.

Jelas Dewa, itu terbukti dari periode Januari 2017 ke Februari tahun yang sama, perolehan laba dengan total ada 307 LPD di Kabupaten Tabanan mampu membukukan pendapatan laba hingga Rp 3.779.793.000, dengan aset mencapai Rp 1.229.109.019.000 periode sama. Katanya, di bulan berikutnya tahun yang sama pendapatan laba tersebut meningkat 100 persen lebih dengan berhasil membukukan Rp 7.689.247.000 dan total aset mencapai Rp 1.307.776.509.000. Sementara itu, total laba LPD di Kabupaten Tabanan pada 2016 mencapai Rp 45.779.553.000, sedangkan posisi aset Rp 1.284.687.193.000.

“Aset LPD tersebut berupa dana yang dikelola LPD. Yakni meliputi, tabungan, hingga deposito,” ujarnya.(man)

BAGIKAN