Pelti Gianyar Protes Pembatasan Umur Peserta

23
Pengurus Pelti Gianyar saat menyampaikan keterangan protes telah dikeluarkannya dasar Pokok pokok pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi Bali ke XIII Tahun 2017 (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Gianyar Protes telah dikeluarkannya dasar Pokok-pokok pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi Bali  XIII Tahun 2017 dan dalam Paraturan Tata Tertib pertandingan Cabor Tenis Lapangan. Dalam ketentuan huruf E terhadap peserta angka 3 menyebutkan; AtIet peserta minimal berusia 14 tahun saat penyelenggaraan Porprov Bali dan maksimal berusia 18 tahun (kelahiran 1999).

Ketua Umum Pengurus Pelti Gianyar, Wayan Suardana, didampingi pengurus lainnya, pada Sabtu (6/5) lalu mengatakan, berdasarkan hasil rapat Pelti Bali 24 Pebruari 2017, bertempat di Rumah Makan Angkringan Renon, Denpasar, yang dihadiri oleh seluruh Pengda kabupaten kota se-Bali memutuskan bahwa umur atlet Cabor Tenis Lapangan yang boleh berlaga di Porprov Bali  XIII Tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gianyar yaitu,  dari umur 14 sampai umur yang tidak dibatasi.

Ketua Pengurus Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Cabang Gianyar, Wayan Suardana didampingi pengurus Pelti Gianyar lainnya, Sabtu (6/5) lalu, mengatakan, adanya pembatasan umur atlet yang berlaga di Porprov BaIi 2017 pada usia 14 -18 tahun, sangat merugikan atlet tenis secara umum karena umur produktif seorang atlet tenis adalah pada usia 14 sampai dengan 30 tahun.

Berdasarkan atas hal-hal di atas dan menindaklanjuti hasil rapat, segenap pembina dan Pengurus Pelti Kabupaten Gianyar pada 29 April 2017 mengajukan keberatan terhadap peraturan tata tertib yang teIah diterbitkan terkait dengan pembatasan umur minimal 14 tahun dan maksimal 18 tahun. (kup)

BAGIKAN