MICE Bali Dongkrak Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia

15
MICE - Pariwisata Bali sudah dikenal dunia internasional juga cukup diperhitungkan dalam pengembangan sektor meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).  (kup)

Pariwisata Bali sudah dikenal dunia internasional juga cukup diperhitungkan dalam pengembangan sektor meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).  Sejauh mana destinasi Bali selaku kompetitor seperti Singapura, Thailand dan lainnya mampu mendongkrak indek daya saing  pariwisata Indonesia?

PENINGKATAN indek daya saing Indonesia,  pemerintah mesti secara rutin terus-menerus melakukan peningkatan pemahaman MICE di seluruh provinsi di Indonesia. Ini melalui skala prioritas secara bertahap sehingga peningkatan indek daya saing Indonesia akan lebih mudah tercapai dengan peningkatan sektor MICE di Indonesia.

Ketua INCCA Bali, IB Surakusuma mengatakan, Bali mampu mengembangkan tiga sektor MICE khususnya meeting, insentif dan konvensi yang mampu menjadi salah satu destinasi mendongkrak indek daya saing MICE di Indonesia. Pembinaan pemahaman MICE pelaku MICE di Bali bersama pelaku MICE lain di Indonesia bisa makin meningkatkan daya saing MICE Indonesia.

Diungkapkannya, Indonesia telah menyelenggarakan konvensi nasional MICE (INAMICE 2017). Batam, Yogyakarta, dan Bali raih INAMICE Award 2017. Upaya Kementerian Pariwisata RI dinilai sangat tepat memberikan penilaian destinasi MICE di Indonesia. Ini ditindaklanjuti dengan pemberian penghargaan INAMICE kepada destinasi Batam Yogyakarta dan Bali.

Ia menjelaskan, Batam menampilkan suasana kota yang bersih dan infrastruktur yang baik. Hanya, Batam tidak memiliki seni dan budaya seperti Bali dan Yogyakarta.
Kedua Provinsi di Indonesia ini terus membenahi infrastrutur jalan. Transportasi melalui jalur udara sudah tersedia dengan baik. Ini tinggal prioritas penampilan seni budaya sebagai daya tarik unggulan.

Bali dan Yogyakarta sebagai kawasan MICE bisa menampilkan menu kuliner khas lokal. Tidak lepas dari Bali dan Yogyakarta, Lombok yang memiliki seni budaya semestinya berpeluang masuk nominasi mendapatkan INAMICE 2017.
Menurutnya, sejauh ini Bali sudah dikenal dunia internasional. Bali juga cukup diperhitungkan pasar internasional termasuk di sektor MICE.  Destinasi kompetitor seperti Singapura, Thailand dan lainnya juga menjadi Bali sebagai acuan pengembangan pariwisata.
Ia melihat dalam menggarap pasar MICE kompetitor di luar hanya menjadikan Bali dan Jakarta jadi pesaing di Indonesia. Bali dinilai memiliki keunikan budaya tradisi juga nilai lainnya. Di Bali cukup memiliki banyak daya tarik tradisi fenomental dan lainnya. (kup)

BAGIKAN