PENGOLAHAN buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting, selain dapat menambah nilai ekonomisnya. Salah satunya adalah perbuatan manisan kulit jeruk Bali, yang membuat barang yang selama ini dianggap sebagai sampah menjadi sesuatu yang berharga dan memiliki nilai ekonomis.

Ni Nyoman Suntri, pengelola stan kuliner Jerat mengatakan, di Bali belum banyak orang yang mengolah kulit jeruk Bali, padahal di daerah lain seperti Ciamis menjadikan kuliner satu ini sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut. Cara pembuatannya juga sangat mudah.

Manisan jeruk ini memiliki cita rasa yang sangat legit dan manis sehingga mampu membuat orang ketagihan. Selain enak, jeruk Bali memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Kandungan pektinnya lebih banyak dibandingkan dengan jeruk jenis lain. Pektin inilah yang dipercaya mampu menurunkan kolesterol sekaligus mengurangi risiko sakit jantung.

Hanya dengan menggunakan bahan utama kulit jeruk Bali yaitu bagian yang putih, dapat mengolah sendiri di rumah dengan mudah. “Untuk membuat manisan siapkan jeruk bali sebanyak 2 buah, gula putih sebanyak 1 kg, dengan menggunakan satu liter air,” ucapnya. Selain itu siapkan juga kapur sirih dua sendok makan, dengan menggunakan 1 liter air, serta pewarna makanan.

Setelah bahan siap proses pembuatan dimulai dengan mengupas kulit jeruk Bali, hilangkan bagian hijaunya. Kemudian potong dengan berbentuk sesuai selera dan dicuci hingga bersih. Rendam potongan kulit jeruk Bali dengan air kapur sirih selama satu malam. Setelah itu cuci bersih dan  rebus sampai matang serta bertekstur empuk, angkat lalu tiriskan. (pur)

BAGIKAN