Denpasar (Bisnis Bali)- Dalam peringatan HUT ke-4 Pasemetonan Jambe se-Bali, diharapkan seluruh anggota pasemetonan untuk saling memperkuat tali persaudaraan yang telah ada sejak dahulu walaupun Pesemetonan Jambe ini berada dan berpencar di seluruh wilayah di Bali. Hal ini disampaikan Sekda Kota Denpasar, A.A.N Rai Iswara, yang juga sekaligus sebagai Ketua Umum Pasemetonan Jambe se-Bali, saat peringatan perayaan HUT ke-4 Pasemetonan Jambe, Sabtu (6/5) lalu, di Sekretariat Pesemetonan Jambe, Br. Enjung Pura Tanah Lot, Tabanan.

Perayaan Pesemetonan Jambe ini dirayakan dengan nuansa sederhana dan kekeluargaan. Tampak hadir juga pengelingsir Puri Denpasar, A.A.N. Oka Ratmadi, yang berbaur dengan para Pesemetonan Jambe.

Lebih lanjut Sekda Rai Iswara mengatakan, secara historis pada zaman Jambe dahulu saat memimpin kerajaan di Kabupaten Badung, terjadilah sebuah perkara keluarga yang menyebabkan pengelinggsir Jambe meninggal. Di saat itu, secara bersamaan keluarga Jambe pun tersebar ke seluruh wilayah yang ada di Bali.

Singkatnya, pada 6 tahun yang lalu adanya keinginan dari para pasemetonan yang menyebar di seluruh Bali ini untuk membentuk sebuah forum, dari sanalah Pasemetonan Jambe se-Bali ini dibentuk, tepatnya 4 tahun lalu. Pada 5 Mei 2013 lalu dikukuhkan oleh Tjokorda Jambe Pemecutan dan diresmikan oleh Ida Dalem Semarapura, Klungkung.

Saat ini, katanya, selain peringatan HUT, juga merupakan sebuah pertemuan kekeluargaan untuk mengikat diri lebih dekat dengan para generasi Jambe, serta diharapkan juga dengan pertemuan silaturahmi seperti ini, para Pesemetonan Jambe bisa lebih memperdalam dan mempererat lagi tali kekeluargaan  ke depannya. (sta)

BAGIKAN