Denpasar (Bisnis Bali) – BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus mendorong kalangan muda untuk meningkatkan inovasi dan jejaringnya di bidang industri digital. Apalagi kualitas startup di Bali sudah mulai terbukti dengan bermunculan aplikasi petunjuk yang mengarahkan wisatawan.

Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif, Hari Santosa Sungkari mengatakan, melalui kegiatan bertajuk Bekraf Developer Day (BDD) yang berlangsung di Denpasar, diharapkan makin banyak bermunculan start-up yang lebih kreatif dan stabil secara bisnis di Pulau Dewata. Melalui kegiatan BDD ini, diharapkan makin banyak bisnis-bisnis baru yang bermunculan dan makin eksis karena produk digitalnya diterima masyarakat.

Dengan perkembangan teknologi dan informasi, para programmer atau developer aplikasi dan game di  Indonesia makin berkembang, baik secara kuantitas maupun kualitas.  Bahkan, untuk ekosistem start-up di Bali, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pasalnya, potensi SDM digital di Pulau Dewata sangat menjanjikan, sehingga untuk  bisa dinikmati developer lokal, perlu adanya upaya peningkatan kompetensi  dan kapasitas agar bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Di Bali contohnya telah bermunculan aplikasi  petunjuk yang mengarahkan wisatawan  dan memberikan informasi tujuan wisata dan itu membuktikan potensi start-up di Bali sangat menjanjikan. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Bali kuartal ketiga tahun 2016 menunjukkan  hal positif, yakni berada di atas rata-rata nasional yakni 6,17 persen, namun sayangnya sebagian besar masih dinikmati investor luar,” ujarnya. (pur)

BAGIKAN