Triwulan I, ITK di Bali Naik Mencapai 103,91  

18
Kepala BPS Bali Adi Nugroho

Denpasar (Bisnis Bali) – Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat indeks tendensi konsumen (ITK) secara umum mengalami kenaikan pada triwulan I 2017 dibandingkan triwulan sebelumnya. Tendensi positif konsumen tercermin dari angka ITK di triwulan ini yang tercatat mencapai 103,91.

“Level optimisme juga mengalami peningkatan triwulan ini. Kenaikan pada level optimisme ditunjukkan dengan ITK yang lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Pada triwulan IV 2016, ITK tercatat hanya 100,57,” tutur Kepala BPS Bali Adi Nugroho di Denpasar, Jumat (5/5) kemarin.

Terangnya, meskipun level optimisme pada triwulan I 2017 lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sama tahun sebelumnya yang mencapai 108,4, tendensi positif yang tercatat pada triwulan ini tetap merupakan sinyalemen positif bagi ekonomi konsumen. Imbuhnya, di sisi lain pola perubahan ITK antara triwulan IV ke triwulan I mengalami perubahan sejak akhir 2015.

“ITK triwulan I yang biasanya dapat digunakan untuk melihat ITK maksimum dalam satu tahun juga tidak mampu mencerminkan prediksinya pada 2016 lalu,” ujarnya.

Kenaikan  ITK  di  triwulan  I  2017  tidak  dialami  oleh  semua  komponen  penyusunnya. Komponen  pendapatan  yang  diterima  rumah  tangga  kini  merupakan  yang  mengalami  penurunan  di triwulan  ini.  Jelas Adi, indeks  pendapatan  pada  triwulan  ini  tercatat  hanya  mencapai  92,65. Sebab itu, apabila mempertimbangkan  capaian  indeks  di  triwulan  yang  sama  pada  tahun-tahun  sebelumnya,  kondisi  indeks pendapatan di  triwulan  ini  adalah yang  terendah  sejak penghitungan  yang dimulai  pada  2011 lalu.

Sementara itu, sambungnya, hal  yang  sebaliknya  terjadi  pada  indeks  pengaruh  inflasi  terhadap  konsumsi.  Paparnya, indeks  pada  triwulan ini  justru  tercatat  sebagai  yang  paling  tinggi  dibandingkan  dengan  periode-periode  sebelumnya.  Pada triwulan  I/  2017,  indeks  pengaruh  inflasi  tercatat  mencapai  119,57  atau  jauh  lebih  tinggi dibandingkan  dengan  triwulan  sebelumnya  yang  hanya  90,75.  Selain  pengaruh  inflasi,  indeks  volume konsumsi  juga  mengalami  kenaikan   triwulan  ini.   (man)

BAGIKAN