Soal SMS Penipuan Masyarakat Bali Manfaatkan ”Call Center” OJK 1-500-655  

30

Mangupura (Bisnis Bali) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk memanfaatkan layanan konsumen OJK melalui nomor 1-500-655 terkait modus penipuan melalui pesan singkat atau SMS. Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif agar OJK bisa segera melakukan tindakan.

Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra, Zulmi di Nusa Dua, Jumat (5/5) kemarin mengatakan, secara nasional, OJK sampai saat ini telah menerima 11 ribu laporan SMS.

“Ini merupakan call center OJK sehingga data yang terkumpul secara nasional. Bisa saja dari 11 ribu pengaduan yang masuk ada dari laporan masyarakat Bali,” katanya.

Untuk itu Zulmi berharap, masyarakat di Pulau Dewata yang masih menerima SMS berkedok penipuan segera manfaatkan call center OJK tersebut. Masyarakat Bali jangan mengabaikan hal ini, karena dengan melaporkan ikut membantu mencegah merebaknya penipuan yang sama ke depannya. OJK pun bisa segera melakukan tindakan, seperti pemblokiran rekening.

“OJK akan menanggapinya dengan serius dan menampung aduan soal SMS penipuan lewat ponsel tersebut,” ujarnya.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S. Soetiono mengatakan hal serupa. Menurutnya, 11 ribu pengaduan konsumen sudah masuk terkait berbagai modus penipuan lewat SMS.

OJK telah berkoordinasi dengan kelompok kerja di Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir nomornya. telepon seluler yang terindikasi menyebarkan pesan singkat dengan konten penipuan. Sesuai standar operasional prosedur (SOP) nomor akan diblokir 5 hari untuk ditelaah kebenarannya.

“Setelah ditelaah apabila benar bisa dilanjutkan, tetapi bila tidak benar akan diangkat buktinya,” katanya. (dik)

BAGIKAN