Bank Tawarkan ”Call Spread” bagi Pebisnis Ekspor Impor  

28

Mangupura (Bisnis Bali) –Perbankan kini menawarkan call spread kepada kalangan pelaku usaha di Bali. Ini dalam upaya memberikan solusi bagi nasabah yang melakukan transaksi valas untuk ekspor dan impor agar terhindar dari risiko akibat perubahan nilai tukar dan suku bunga.

Pemimpin BNI Kantor Wilayah Bali NTB & NTT Putu Bagus Kresna di sela-sela gelaran Treasury Gathering di Grand Hyatt Nusa Dua, Selasa (2/5) kemarin mengatakan, berdasarkan data 2016, transaksi valuta asing di wilayah Bali Nusra masih didominasi di Bali dengan berbagai aktivitas transaksi, yaitu sekitar 44 persen dari total transaksi.

Untuk itu, bank kembali memberikan kemudahan dalam layanan perbankan berbasis treasury, terutama bagi para pelaku usaha yang akrab dengan penggunaan valuta asing sebagai alat pembayaran untuk kegiatan bisnis mereka.

“Kami memberikan layanan transaksi lindung nilai (hedging) yang lebih komprehensif bertajuk call spread,” katanya.

Menurutnya, call spread merupakan produk baru BNI. Produk call spread ini dapat memberikan solusi bagi pelaku usaha yang melakukan transaksi valas untuk ekspor dan impor. Intinya agar terhindar dari risiko akibat perubahan nilai tukar dan suku bunga.

“Pada 2016, transaksi valuta asing di BNI Bali Nusra tercatat lebih dari 390 juta dolar AS, sehingga kami optimis layanan call spread ini akan makin meningkatkan volume transaksi yang ada,” ujarnya.

Dengan hadirnya produk call spread serta berbagai pilihan produk hedging lainnya, kata Bagus Kresna menunjukkan, salah satu bentuk komitmen bank dalam memberikan diversifikasi produk dan layanan kepada nasabah. Di Kota Denpasar sejak 2013 lalu telah beroperasi BNI Treasury Regional Area (TRA) yang khusus melayani semua kebutuhan nasabah terkait transaksi valuta asing, produk lindung nilai, market update terkait prediksi perubahan harga valas, dan lainnya.

“Keberadaan TRA ini merupakan upaya merespons potensi bisnis di daerah, yakni terdapat potensi yang besar untuk mengembangkan transaksi-transaksi berbasis treasury dari usaha di sektor pariwisata, perdagangan, perikanan dan jasa-jasa,” ungkapnya.

Ia juga menerangkan, bank BUMN ini juga mempunyai produk lindung nilai lainnya yang bermanfaat bagi nasabah antara lain FX forward, FX swap, FX option, cross currency swap dan interest rate swap. *dik

 

BAGIKAN