Upaya Tingkatkan Pendapatan Petani P4S Desa Pupuan Harapkan Bantuan Pemerintah 

25
Pengembangan bibit yang dilakukan sejumlah kelompok tani tergabung dalam P4S Desa Sanda Pupuan. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Kondisi lahan pertanian yang kian menyempit dan makin beratnya beban ekonomi harus ditanggung petani, kondisi tersebut membuat sejumlah petani di Desa Sanda Pupuan, Kabupaten Tabanan, melalui Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) secara swadaya berupaya meningkatkan pendapatan petani melalui pengembangan sejumlah bibit pertanian hortikultura.

“Selama ini lingkup kerja dari P4S ini memanfaatkan dana secara sawadaya dari kelompok petani. Kami berharap pemerintah agar bisa membantu, khususnya memfasilitasi petani dalam hal pendidikan Sumber Daya Manusia (SDM), teknologi, dan sekaligus peralatan lapangan agar lebih memaksimalkan lagi untuk pencapaian usaha, ” tutur salah seorang petani sekaligus eksportir manggis, Jero Putu Tesan di Sanda Pupuan, Tabanan, Senin (1/5).

Ia menerangkan, selama ini memang dari pemerintah terkait sudah ada bantuan berupa pendampingan, khususnya dari Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K). Namun imbuhnya, karena di Pupuan sudah memiliki penyuluh swadaya tingkat desa, maka penyuluh tersebut yang diberdayakan memberikan penyuluhan ketingkan petani. Selain itu, P4S ini mendatangkan pelaku pasar untuk mengetahui apa yang dibutuhkan dan apa yang bisa dibudidayakan agar terjadi titik temu.

Tesan menjelaskan, P4S ini di Desa Sanda Pupuan sebenarnya sudah didirikan pada 2004 lalu, awalnya pusat pelatihan mencakup budi daya manggis, dan durian. Namun, karena karakter dari tanaman manggis dan durian tersebut bersifat stagnan atau berproduksi tahunan (musiman), sementara petani membutuhkan penghasilan yang bisa dinikmati tiap bulan, maka sejak 2017 P4S Desa Sanda Pupuan membuat mengembangkan program penanaman cabai dengan sistim terintegrasi dengan tanaman lain.

“Selain itu, kami kembangkan di P4S ini kopi dan manggis yang merupakan aikon dari Desa Sanda Pupuan. Dan sejumlah tanaman hortikultura, semisal jeruk, dan pembibitan durian Musang King,” ujarnya. (man)

BAGIKAN