Denpasar (Bisnis Bali)- ‪Bentuk payudara wanita biasanya akan mengalami perubahan, setelah melahirkan dan menyusui. Perubahan ini lebih kearah tidak kencangnya lagi payudara seperti ketika masih muda. Hal ini membuat sebagian wanita melakukan berbagai cara untuk mengembalikan kekencangan payudaranya. Salah satunya melakukan breast implan payudara.

‪Salah seorang ahli bedah palstik, dr. Vivi Gvizot, Sp.Bp, saat ditemui, Senin (1/5) kemarin mengatakan, breast implan payudara merupakan salah satu cara yang dipakai wanita untuk mengencangkan kembali payudaranya. Adapun teknik mengencangkan payudara ini, dilakukan dengan memasukkan implan kepada payudara melalui proses operasi.”Implan yang digunakan ini berbahan silikon gell yang tidak berbahaya untuk tubuh manusia, sehingga aman digunakan,” katanya.

‪Diakuinya, peminat perempuan untuk menggunakan implan ini lumayan banyak, dilihat dari banyaknya pasien yang ditangani. Boleh dibilang tren. Hal ini dikarenakan breast implan ini memberikan hasil yang maksimal dengan payudara kencang serta menyerupai aslinya. “Pemasangan implan ini tidak untuk membesarkan payudara, ini hanya bersifat mengencangkam yang bentuk payudara akan kembali seperti sebelum melahirkan. Breast implan ini juga mampu bertahan hingga 15 tahun,” ungkapnya.

‪Ditanya soal proses, Dokter Vivi mengatakan, untuk proses pemasangan implam ini hanya boleh dilakukan di rumah sakit karena pasien harus diberikan bius total. Untuk pemasukan implan, Vivi mengatakan, membutuhkan sayatan yang bisa dilakukan di bawah lipatan payudara atau di ketiak sebesar kurang lebih 3 cm. Setelah itu, implan akan dimasukan. Pasien biasanya membutuhkan waktu hingga 2 minggu untuk penyembuhan pascaoprasi, yang setelah itu pasien akan bisa beraktifitas kembali tanpa ada gangguan atau rasa sakit. “Rasa sakit yang ditimbulkan pada pasien pascaoprasi itu adalah wajar, yang tidak perlu dikawatirkan. Setalah 2 minggu sakit akan hilang,” ungkapnya.(wid)

BAGIKAN