BPR Kanti Komit Permudah Kredit bagi Usaha Mikro Kecil  

14

GENERASI muda, khususnya pada wanita yang ingin membuat usaha mesti didukung, terutama dalam pendampingan modal. Salah satu kendala membuat usaha adalah permodalan. Lembaga keuangan mikro (LKM) mesti memberikan kemudahan sehingga tidak terkesan sulit akses perbankan.

BPR Kanti memberikan kemudahan dan kemurahan dalam akses modal. Hanya setiap nasabah wajib menyertakan agunan. Agunan membuat perbankan dan nasabah saling percaya.

Hal ini disampaikan Direktur Utama BPR Kanti, Made Arya Amitaba pada Sabtu (29/4) saat acara Workshop Pendidikan Keluarga, Tatarias Pengantin Bali, Tengkuluk Lelunakan dan Pusung Tagel yang diselenggarakan Bisnis Bali bekerja sama dengan LKP Agung di Gedung Pers Bali K. Nadha Denpasar.

Menurut Arya Amitaba, BPR Kanti sangat komit mendorong perkembangan pelaku usaha mikro dan kecil. Seperti dalam kegiatan workshop kali ini siapa pun yang berkeinginan membuka usaha salon kecantikan siap diberikan modal sebagai pendamping usaha. ”BPR Kanti juga bermitra dengan lembaga keuangan lainnya untuk memberikan pendampingan modal kepada pelaku usaha mikro dan kecil. Hal ini kami lakukan sebagai penguatan ekonomi,” katanya sambil menyebutkan kegiatan workshop pendidikan dan keluarga juga sangat bagus. Kegiatan ini akan mampu mempersiapkan keluarga yang lebih baik melalui pendidikan keluarga.

Ditambahkan, dalam kegiatan pendidikan dan keluarga BPR Kanti berkomitmen membantu dari sisi ‎pendampingan permodalan. Mudah akses modal, karena selama ini dipandang masih sulit dan birokrasi berbelit-belit. Bank Kanti memberikan kemudahan akses modal, maka perlu data yang wajib dilengkapi. Namun yang paling utama kelayakan usaha. Jika usaha layak maka akan cepat pinjaman cair, apalagi BPR Kanti buka empat kantor, yakni di Kabupaten Gianyar, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. ”‎ Agunan merupakan jaminan yang akan menambah saling percaya antarbank dan nasabah. (sta)

BAGIKAN