Loteng Pangi, Makanan Khas Desa Gitgit  

26
KHAS - Loteng pangi yang merupakan makanan khas Desa Gitgit. (ira) 

Singaraja (Bisnis Bali) –  Desa Gitgit memikiki warisan kuliner yang ternyata menjadi ciri khas desa tersebut. Desa yang berada di Kecamatan Sukasada, Buleleng ini memiliki masakan tradisional yang mungkin tidak bisa ditemukan di daerah lain di Buleleng, yakni olahan buah pangi (kluwek-red) yang diolah menjadi loteng pangi atau menyerupai bergedel pangi.

Mungkin tidak banyak masyarakat yang tahu cara mengolah pangi. Namun, lain halnya masyarakat di Desa Gitgit ini. justru olahan makanan dari buah pangi sudah ada dari turun temurun yang merupakan masakan yang bisa distok hingga dua minggu lamanya, karena zaman dahulu masyarakat yang masih keterbatasan akan kebutuhan pokok memilih membuat olahan pangi untuk persediaan makanan selama dua minggu ke depan.

Ni Luh Adriani, salah seorang warga dari Desa Gigit mengungkapkan, makanan Loteng Pangi merupakan salah satu makanan khas yang ada di desanya. Uniknya masyarakat di sini hanya bisa membuat olahan loteng pangi tiap setahun sekali, karena pohon pangi diketahui hanya berbuah setahun sekali.

Dikatakan, olahan loteng pangi ini memerlukan proses pengolahan yang cukup rumit dan lama. Mulai dari buah pangi yang baru dipetik dipilih bijinya yang masih berwarna putih kecokelatan untuk direbus terlebih dahulu. Mengingat tidak banyak masyarakat yang tahu jika pangi bisa diolah karena rasanya yang pahit, dirinya menjelaskan setelah direbus, buah pangi melalui proses perendaman selama 3 – 4 hari untuk menghilangkan rasa pahit. “Ini juga bertujuan untuk mendapatkan hasil buah pangi yang lembut dan mudah diolah,” jelasnya.(ira)

BAGIKAN