I Gusti Putu Sukanta Tekankan Konsep Ngayah  

7

MENJADI kepala lembaga keuangan milik masyarakat seperti halnya Lembaga Perkreditan Desa (LPD) tidak hanya untuk mencari untung

sebanyak-banyaknya. Namun melayani dan membangun ekonomi desa pakraman, juga harus dilakukan guna untuk memberi kesejahteraan masyarakat. Hal ini yang membuat menjadi kepala LPD harus memiliki prinsip ngayah, yang terus berkarya tanpa mengharapkan imbalan yag besar. Prinsip ini pula yang telah dijalankan salah seorang kepala LPD I Gusti Putu Sukanta, tepatnya kepala LPD Penatih Puri yang terletak di kawasan Denpasar Timur. Dia menuturkan, dari awal berdirinya LPD Penatih Puri pada tahun 1996, dia sudah mendapatkan kepercayaan untuk memimpin jalannya LPD. “Tentunya pada awal berdiri ini tidak ada hasil yang mampu kami bagikan, sehingga konsep ngayah menjadi prinsip kami,” ungkapnya.

Dia mengatakan, jika pada waktu itu, tidak banyak masyarakat yang mau diberi kepercayaan untuk mengelola lembaga keuangan milik masyarakat. Namun dengan keinginan untuk ngayah, dia menerima kepercyaan itu dan membangun LPD Penatih Puri hingga saat ini. “Saat ini kami hanya

bekerja dengan 5 karyawan termasuk saya, gedung kami pun tidak seperti gedung LPD-LPD lainnya. Kami hanya didukung oleh 275 KK, namun kami tetap bertekat maju, yang kami mampu mempertahankan keberadaan LPD Penatih Puri hingga saat ini,” tuturnya (wid)

BAGIKAN