Pamor ’’Fashion’’ Endek tak pernah Surut 

18
Deretan endek koleksi 3DESign di Pameran Industri dan Kerajinan di Lapangan  Bhuana Patra yang kian diminati konsumen.   (ira) 

Singaraja (Bisnis Bali) –  Berbagai upaya untuk melestarikan tenun Bali sudah  Dilakukan, baik dari pemerintah maupun komunitas pecinta tenun. Salah satunya, dengan melakukan program binaan pada perajin, menggalakkan seragam kantor di seluruh instansi pemerintah hingga swasta

untuk menggunakan kain endek. Bahkan, mengarahkan desainer lebih menginovasikan kain tenun endek menjadi busana casual bernuansa etnik daerah dengan kain daerah.

Meskipun masih marak beredarnya kain tenun tiruan yang jauh lebih murah, namun tidak membuat penjualan tenun tradisional menurun drastis atau membuat perajin tenun beralih profesi, karena kesulitan regenerasi perajin. Justru dewasa ini permintaan akan endek tidak pernah sepi bahkan, cukup tinggi peminat dengan banyaknya inovasi fashion endek yang dirancang  para desainer.

Owner 3DESign Dewa Ayu Tri Kusumawati ketika di wawancarai Bisnis Bali di Stand Pameran Gor Bhuana Patra Singaraja mengungkapkan, peminat endek khususnya fashion casual yang padupadankan dengan endek tidak pernah surut, justru mengalami peningkatan seiring permintaan semakin banyak. (ira)

BAGIKAN