Denpasar (Bisnis Bali) – Keberadaan perusahaan-perusahaan financial technologi (fintech) bagi industri perbankan jangan dijadikan sebagai pesaing. Kalangan perbankan harus bisa menjadikan  fintech  sebagai opportunities atau peluang dalam upaya mendukung perekonomian dan pengembangan inklusi keuangan.

Pemimpin BNI Kanwil Denpasar yang membawahi Bali dan Nusa Tenggara Putu Bagus Kresna di Renon, Senin (24/4) kemarin mengatakan, fintech jangan dianggap ancaman. Keberadaan fintech bisa disinergikan bersama industri keuangan untuk menuju arah yang lebih baik.

“Dunia saat ini berkembang ke arah tersebut (digital technology). Karena itu, keberadaan fintech bukan sebagai pesaing, namun menyikapinya sebagai suatu peluang,” katanya.

1
2
3
BAGIKAN