Permintaan Tinggi, Budi Daya Mint Menguntungkan  

34
MINT - Tanaman mint yang potensial untuk dibudidayakan. (pur)

TANAMAN mint belum banyak diketahui masyarakat. Permintaan mint di Bali lebih banyak datang dari hotel dan restoran. Meski demikian, budi daya mint menurut Wayan Mustika, petani sayur asal Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, sangat menjanjikan.

“Mint adalah tanaman penghasil menthol atau rasa mint yang biasa ada di permen dan obat batuk. Sementara untuk di rumah, mint dapat digunakan untuk memberikan perasa pada makanan dan minuman,” katanya.

Mint memang tidak ada di pasar tradisional, namun sudah banyak dijual di supermarket. Kebutuhan mint di Bali diakui belum terlalu tinggi, seperti di Jawa karena tidak ada industri obat di Bali. Namun, permintaan untuk hotel dan restoran cukup tinggi.

1
2
3
BAGIKAN