Dari PIP Badung di Kabupaten Bantul Prospektif, Sampah sebagai Unit Usaha BUMDes  

16
  PROSPEKTIF - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Sekkab Adi Arnawa terjun langsung meninjau pengelolaan sampah sebagi salah satu unit usaha BUMDes di Desa Panggulharjo Bantul. Pengelolaan sampah oleh BUMDes dinilai sangat prospektif.  (sar)

Bantul (Bisnis Bali) – Rombongan Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung yang dipimpin Bupati Badung Nyoman Giri Prasta tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk melihat geliat badan usaha milik desa (BUMDes) yang berkembang di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Usai bertemu Wakil Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih dan mendapat pemaparan langsung dari Lurah Desa Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi, Giri Prasta beserta rombongan langsung mengunjungi BUMDes Panggung Lestari di Kelurahan Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Kamis (20/4).

Saat meninjau lokasi, Giri Prasta tetap didampingi Sekkab Badung Wayan Adi Arnawa, Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Putu Gede Sridana, Kadis Pertanian dan Pangan IGAK Sudaratmaja, Kabag Humas Nyoman Sujendra, dan IB Sunarta yang mewakili pimpinan DPRD Badung. Salah satu program dari BUMDes Panggung Lestari adalah pengelolaan sampah guna pemeliharaan lingkungan sekaligus mendatangkan keuntungan finansial.

Bupati asal Plaga tersebut terlihat antusias dan sesekali memberikan pengarahan kepada sejumlah perbekel yang ikut, untuk dapat mencontoh pengelolaan sampah yang dilaksanakan BUMDes. “Kehadiran BUMDes sangat bermanfaat dalam rangka memproteksi perekonomian dan penyediaan lapangan kerja. Banyak yang bisa diusahakan, pengelolaan sampah seperti ini atau usaha lainnya dalam bidang pertanian dan pangan,” ujarnya.

1
2
3
4
BAGIKAN