Denpasar (Bisnis Bali)- Keberadaan LPD di tengah-tengah masyarakat, kian memberi kemudahan dalam setiap aktivitas, baik dari segi pembangunan, penyelenggaraan upacara hingga keamanan. Salah satunya LPD Penatih yang berada di wilayah Denpasar Timur ini, menggelontorkan dana hingga Rp 50 juta per tahun untuk menjaga keamanan Pura yang berada di wilayah Desa Pakraman Penatih.

Kepala LPD Penatih, I Wayan Berata, saat ditemui, Kamis (20/4) kemarin mengatakan, dana yang diperuntukan untuk menjaga keamanan Pura yang disebut dengan istilah dana kemitan ini, dianggarkan dari dana sosial. Hal ini sangat penting, yang bertujuan untuk menjaga benda-benda suci yang berada di dua Pura yang ada di Desa Pakraman Penatih dari tangan-tangan nakal. “Setiap hari ada masyarakat yang menjaga keberadaan Pura, yang masing-masing Pura dijaga 6 orang secara bergiliran. Jasa penjagaan inilah yang kami biayai dari LPD, sehingga tidak dibebankan kepada masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, progam ini sudah berjalan sekitar 10 tahun yang sudah menjadi peran serta LPD Penatih dalam melayani masyarakat. Selain program kerja tersebut, beberapa program kerja lainnya, juga dimiliki LPD Penatih untuk memudahkan masyarakat di wilayah Desa Pakraman Penatih. Adapun program kerja tersebut, seperti membantu setiap pembangunan, membiayai pelaksanaan piodalan, dana santunan untuk masyarakat yang mengalami kematian, pembiayaan rekening desa dan sebagainya.

Dengan berbagai program kerja yang mendukung masyarakat ini, dikatakannya, mampu membuat masyarakat makin percaya dengan keberadaan LPD dengan selalu menjadikan LPD sebagai tempat menyimpan atau meminjam dana. Dengan bertambahnya manfaat yang dirasakan masyarakat kepada LPD, aset kami pun kian mengalami peningakatan. “Saat ini aset yang dimiliki LPD Penatih yaitu mencapai Rp 25, 21 miliar yang menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya hanya Rp 21, 205 miliar,” ungkapnya. (wid) 

BAGIKAN