Unggulkan Kain Khas Bali, ’’Blazer’’ Endek dan Songket Jadi Pilihan

15
Mira Minardi, salah seorang pemilik butik sedang mengenakan blazer songket kepada konsumen. (wid)

Denpasar (Bisnis Bali)- Modifitasi kain khas Bali, yang dijadikan berbagai jenis pakaian hingga aksesori menarik kian diminati masyarakat, khususnya perempuan. Mulai dari kebaya, pakaian kantor, sandal, tas, dompet, termasuk juga blazer yang jadi pilihan masyarakat saat ini.

Salah seorang pemilik butik, sekaligus desainer pakaian, Mira Minardi, mengaku, saat ini kain khas bali, mulai dari endek hingga songket telah menjadi icon pada dunia kerja. Tampilan kain yang elegan dan cantik membuat kain jenis ini, banyak dipilih masyarakat untuk pakaian kantor. “Saat ini, busana dengan kain Bali ini menjadi tren,  baik itu untuk pakaian casual ataupun santai. Tidak hanya  dress yang terbuat dari endek atau songket yang diminati, jenis balzer juga sangat tinggi permintaan,” katanya.

Menurutnya, jenis pakaian ini tidak hanya cocok digunakan untuk ke kantor pada acara formal, namun juga pada acara santai pun pakaian jenis ini cocok digunakan. “Blazer ini bisa menyesuaikan, disaat dipasangkan dengan dress akan terlihat formal, dan saat dikenakan dengan celana akan nampak lebih santai,” katanya.

Dia mengatakan, jenis blaszer yang dia jual kebanyakan dimodifikasi dengan kain polos. Hal ini bertujuan, selain untuk menambah kecantikan blazer, juga mampu memberikan harga yang lebih terjangkau, karena tidak membutuhkan terlalu banyak kain endek atau songket. Kain yang digunakannya juga berkualitas, tidak mudah luntur. Dilihat dari segi kualitas produk, dia mengatakan, jenis blazer seperti ini memiliki 2 lapis, sehingga nampak lebih menarik dan tahan lama. (wid)

BAGIKAN