Tari Sakral, Wisata Spiritual Unggulan Desa Cempaga

12
Salah satu tarian sakral di Desa Cempaga yang dipentaskan saat pujawali di Pura Desa yang bertepatan dengan perayaan Galungan dan Kuningan.  (ira) 

DESA Cempaga yang merupakan salah satu dari desa Bali aga yang ada di Buleleng memiliki ciri khasnya tersendiri baik dari adat, budaya, tradisi, serta dialek bahasanya. Bahkan adat tradisi desa yang ada di Kecamatan Banjar ini masih kental nuansa sakralnya yang potensial untuk dikenalkan kepada wisatawan.

Seperti halnya sejumlah tarian sakral warisan leluhur yang dimiliki Desa Cempaga dan masih dilestarikan serta dipentaskan di hari tertentu saat piodalan di Pura Desa tatkala Hari Raya Galungan dan Kuningan. Sejumlah tarian sakral seperti, Tari Jangkang, Baris, Rejang, Pendet dan Tari Condong sejatinya potensial untuk diperkenalkan lebih luas di kalangan wisatawan yang berwisata ke Bali Utara.

Hanya saja kendala yang dihadapi saat ini adalah tarian yang masuk dalam kategori disakralkan oleh masyarakat Desa Cempaga ini hingga kini belum diperbolehkan untuk dipentaskan di luar wilayah Desa Cempaga dan dan di luar momen piodalan di Pura Desa yang jatuh pada hari Raya Galungan dan Kuningan. Hal itu diungkapkan Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Cempaga, I Made Widiana, Selasa (18/4).  (ira)

BAGIKAN