Permintaan Bibit Jeruk tetap Tinggi  

21

BUDI  DAYA jeruk berastagi di Bali makin berkembang, sehingga permintaan bibit juga terus mengalami peningkatan. Menurut I Ketut Sueta, petani jeruk asal Banjar Lawak, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, permintaan bibit jeruk berastagi dari waktu ke waktu terus meningkat.

Selain membudidayakan jeruk, Sueta juga menyediakan dan mengembangkan bibit jeruk bagi para petani lainnya. Pengalamannya dalam membuat bibit jeruk dan menghasilkan bibit yang benar-benar unggul dan berkualitas, membuat para petani mempercayainya dalam membuat bibit.
Untuk membuat bibit unggul ia mengaku menggunakan batang bawah dari bibit jeruk biasa, sehingga pohon jeruk akan menjadi lebih kokoh. Kemudian baru ditempel atau diokulasi dengan jeruk berastagi atau jeruk siam, sesuai permintaan konsumen. “Tunas yang dipakai menempel, merupakan tunas pilihan, sehingga menghasilkan bibit unggul,” katanya. (pur)

BAGIKAN