Denpasar (Bisnis Bali) – Bertepatan dengan Rahina Sukra Wage Wuku Kuningan atau lebih di kenal dengan hari Penampahan Kuningan, terlihat ratusan warga Pengempon Pura Puseh Denpasar serentak mengikuti Karya Pemelaspas Parhyangan Padukuhan Pura Puseh Denpasar, belum lama ini.

Karya pemelaspas ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Sekda Kota Denpasar, A.A.N Rai Iswara sekaligus mendem pedagingan di pelinggih “Padma Capah” Pura Puseh Denpasar dan ngaturang punia. Hadir juga dalam kesempatan ini Wakil DPRD Kota Denpasar, Made Muliawan Arya (De Gadjah), Kabag Kesra Kota Denpasar, I Gst Bagus Mataram, Camat Denpasar Barat, I.B. Joni Ariwibawa, bendesa, berserta tokoh agama setempat.

Sebelum pecaruan dan pemelaspasan dimulai, upacara diisi dengan tetabuhan, kekidung, tari topeng, tari rejang dan bebondresan yang dibawakan oleh para pengayah yang ada di lingkungan Pura Puseh Denpasar, yang kemudian Ida Betara yang melinggih (mendiami) di Padma Capah dituntun dari Pura Puseh untuk melinggih di bangunan pelinggih yang baru dibuat. Demikian disampaikan Prajuru Pemangku Pura Puseh  Mangku Ketut Suardana saat ditemui di sela-sela upacara.

Upacara Pemelaspasan ini dilaksanakan karena sudah rampungnya pembuatan pelinggih ’’Padma Capah” di Pura Puseh Denpasar.

Sebelumnya, pelinggih Padma Capah ini berupa sebuah pohon taru pule yang sangat besar. Dikarenakan usia pohon yang sangat tua dan takut tumbang oleh cuaca, untuk itu dengan kesepakatan warga pengempon pohon taru pule ini ditebang dan dibuatkanlah pelinggih baru yang bernama Padma Capah.(sta)

BAGIKAN