Kamar Hotel di Bali Banyak tak Terjual

19
HOTEL - Rata-rata hunian hotel di Bali masih jauh dari  rata-rata pengisian kamar ideal. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Kedatangan wisatawan ke Bali tidak sebanding dengan jumlah kamar hotel. Dewan Pembina Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Bagus Sudibya, Minggu (16/4) mengatakan, tidak seimbangnya dengan kedatangan wisatawan menyebabkan banyak kamar hotel di Bali menjadi tidak terjual.

Ia mengungkapkan, kapasitas kamar hotel yang tersedia di Bali dalam setahun 125.000 dikali 365 hari sebanyak 45.625.000 room night. Kunjungan wisatawan ke Bali diperhitungkan berkisar 10 juta wisatawan. Lama tinggal wisatawan di Bali rata-rata tiga hari dua malam, dengan asumsi 1 kamar diisi dua orang.

Dipaparkannya, jika dikalkulasikan 10 juta wisatawan dikalikan rata-rata 3,2 hari lama tinggal wisatawan dibagi 2 isian orang per kamar akan menghasilkan 16 juta room night. Angka 16 juta room night ini merupakan rata-rata pemakaian kapasitas kamar di Bali.

Lebih lanjut Konsul Kehormatan Afrika Selatan ini mengatakan, kapasitas kamar hotel di Bali tersedia 45 juta room night sementara yang terpakai baru 16 juta room night. Ini bisa dikalkulasikan rata-rata hunian hotel yang terpakai di Bali sebanyak 35 persen. “Ketika hunian hotel di Bali rata-rata 35 persen, ini merupakan kondisi yang parah,” katanya.

Berdasarkan kalkulasi tersebut, room night kamar hotel di Bali yang belum terjual mencapai 65 persen. Ini berdasarkan patokan tertinggi 100 persen pengisian kamar hotel di Bali. (kup)

BAGIKAN