Hari Raya Galungan dan Kuningan Pedagang ’’Wastra Pelinggih’’ Ramai Pembeli

19
 Berbagai jenis lamak dan wastra pelinggih dipajang untuk memenuhi permintaan masyarakat pada hari raya Galungan dan Kuningan (wid)

Denpasar (Bisnis Bali)- ‪Perayaan Galungan dan Kuningan bagi umat Hindu, mampu meningkatkan penjualan bagi beberapa sektor. Dari penjual sarana upakara, pakaian, buah, kue hingga kain untuk pelinggih atau dikenal dengam wastra pelinggih.

‪Salah seorang penjual sarana upakara di Pasar Badung Cokroaminoto, Agung Sari Kerti, mengaku, permintaan akan perlengkapan upakara berupa wastra pelinggih meningkat dari jelang Galungan hingga Kuningan ini. Meskipun tidak mengetahui secara pasti persentase peningkatan penjualannya, namun dia mengaku, jumlah pembeli lumayan ramai dibandingkan hari-hari biasa. “Jika pada hari-hari biasa pembeli hanya 1-2 yang datang, sedangkan pada momen-momen hari raya ini, bisa mencapai 10 pembeli yang datang setiap harinya,” ungkapnya.

‪Menurutnya, ramainya pembeli pada momen perayaan Galungan dan Kuningan ini, dikarenakan banyaknya, masyarakat yang ingin mengganti wastra pelinggihnya yang telah rusak atau ingin menggunakan wastra baru saat merayakan Galungan dqn Kuningan. “Karena terus dipakai, yang biasanya penggunaan wastra ini mulai dari hari Sugian, hingga akhir Kuningan, maka wastra yang digunakan akan cepat rusak akibat terus terkena sinar matahari ataupun hujan. Sehingga sebagian masyarakat yang wastranya rusak akan membeli wastra yang baru jelang Galungan dan Kuningan,” katanya.

1
2
BAGIKAN