YLPK Bali Nilai OJK Lambat Urus Kasus Pembobolan ATM

40

Denpasar (Bisnis Bali) – Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) menilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lambat dalam memperoses aduan terkait kasus pembobolan ATM yang masih marak terjadi di Bali.

Direktur YLPK Bali I Putu Armaya, S.H. di Sanur, Selasa (11/4) kemarin mengunkapkan, pihaknya banyak menerima pengaduan konsumen atas maraknya kehilangan uang saat bertransaksi di ATM. Dari kasus tersebut memuat ada konsumen uangnya raib mencapai Rp76 juta, Rp 33juta dan masih banyak lagi.

“Untuk kasus dana yang hilang saat bertransaksi di ATM senilai Rp76 juta akan dilakukan gugatan hukum baik pidana dan perdata dalam minggu-minggu ini,” ujarnya.

1
2
3
4
BAGIKAN