Azwir Malaon Siapkan Aturan  

13

PENGEMBANGAN destinasi MICE dan  peningkatan daya saing kualitas destinasi, dan SDM MICE merupakan tantangan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).Asdep Pengembangan Destinasi Wisata Alam dan Buatan Kemenpar RI, Ir. Azwir Malaon, M.Sc., mengatakan, upaya mengenjot pengembangan MICE ini juga dalam

mencapai target 20 juta wisman pada 2019.

Ia mengungkapkan, MICE merupakan salah satu industri penggerak bagi pengembangan destinasi pariwisata Indonesia. Untuk itu, destinasi MICE di Indonesia wajib memiliki daya saing.

Menurut Azwir Malaon, dalam era globalisasi sekarang ini, persaingan bisnis MICE telah bergeser dari persaingan antar-perusahaan menjadi persaingan antar-destinasi.

Dipaparkannya, Indonesia adalah negara yang memiliki banyak pilihan destinasi yang potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi MICE yang berdaya saing. Destinasi MICE merupakan aset bagi pembangunan dan pengembangan destinasi pariwisata di mana era globalisasi memberikan dampak bahwa persaingan bisnis MICE teiah bergeser dari persaingan antar-perusahaan menjadi persaingan antar-destinasi.

Menurutnya, belum semua daerah dapat memahami tentang destinasi MICE, sehingga setiap destinasi mudah menyatakan daerahnya sebagai destinasi MICE.

Ia melihat seiring dengan pertumbuhan persaingan tersebut, maka sangat penting bagi destinasi mengenali potensi destinasi masing-masing dengan memahami kriteria dan indikatornya. Ini akan menjadi pertimbangan pemilihan sebuah destinasi menjadi tempat penyelenggaraan event MICE.

Azwir Malaon menambahkan, dalam pengembangan MICE di Indonesia, pemerintah akan bersinergi dengan asosiasi pelaku MICE (Inaceb). Dalam memperbaiki destinasi MICE, Indonesia bisa mencontoh Singapura. Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan Singapura dalam pengembangan MICE di Indonesia. (kup)

BAGIKAN