Maret 2017, Deflasi Perdesaan Bali 0,28 Persen   

11
Kepala BPS Bali, Adi Nugroho

Denpasar (Bisnis Bali) – Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat Provinsi Bali mengalami deflasi 0,28 persen pada Maret lalu. Deflasi dipengaruhi oleh  turunnya  rata-rata  harga  pada  kelompok  bahan  makanan  dan  sandang pada periode sama.

“Kelompok bahan makanan dan sandang berkontribusi besar pada pencapaian deflasi pada Maret lalu. Kontribusinya masing-masing 0,84  persen  dan  0,03  persen,” tutur Kepala BPS Bali, Adi Nugroho, belum lama ini.

Ia menerangkan,  indeks harga konsumen perdesaan (IHKP) dapat ditunjukkan oleh indeks harga konsumsi rumah tangga petani yang merupakan komponen dalam indeks harga yang dibayar petani. Imbuhnya, IHK perdesaan terdiri atas tujuh kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan, kelompok makanan jadi, kelompok perumahan, kelompok sandang, kelompok kesehatan, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga, serta kelompok transportasi dan komunikasi. “Perubahan IHK perdesaan mencerminkan angka inflasi atau deflasi di wilayah perdesaan pada periode bersangkutan,” ujarnya.(man)

BAGIKAN