Ditangani Cepat, Pariwisata Terhindar dari ”Jerat” MSS  

22
ist NORMAL - Aktivitas pemotongan babi dan aktivitas budaya masyarakat berjalan normal ditengah upaya pemerintah meredam meningitis babi.

Meningitis atreptococcus suis (MSS) atau meningitis babi  yang sempat merebak di Bali sebelumnya dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas budaya dan pariwisata di Bali. Sejauhmana penanganan cepat dari pemerintah epidemi MSS sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas budaya dan pariwisata jelang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Galungan? 

BALI sudah fokus mengembangkan pariwisata budaya. Sementara budaya masyarakat Bali tidak terlepas dari kegiatan upacara yang tidak terlepas dengan budaya pemeliharaan binatang ayam, bebek, babi maupun sapi.

Terkait pemeliharaan babi, masyarakat di Bali sempat diresahkan dengan penyakit epidemi penyakit MSS atau meningitis babi. Epidemi ini menular dari ternak babi ke manusia. Merebaknya endemi ini akan memberikan ekses negatif terhadap aktivitas budaya dan pariwisata Bali. 

1
2
3
4
BAGIKAN