Ambil Tema ‘’Mulat Sarira’’ Pemkab Buleleng Gelar ‘’Dharma Santi’’ Penyepian  

21

Singaraja (Bisnis Bali) – Dalam upaya meningkatkan hubungan yang harmonis antara umat sedarma menuju kebahagiaan dan kesucian Buana Agung dan Buana Alit serta sebagai wujud ucapan terimakasih kepada umat Hindu sekabupaten Buleleng, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Dharma Santi serangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1939, di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, pada Jumat (7/4). Dengan mengambil Tema Mulat Sarira  atau yang dimaksud dengan mewujudkan pendidikan Sanatana Dharma.

Dharma santi dijelaskan sebagai salah satu bagian dari ajaran Agama Hindu sebagai bagian dari aktualisasi ajaran weda. Kegiatan ini diwujudkan dengan menjalin kebersamaan antar umat Hindu dalam bentuk dharma wecana, diskusi maupun saling mengunjungi.

Bupati Buleleng, Putu agus Suradnyana,ST., saat menghadiri Dharma Santi Nyepi  menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Buleleng. Karena pelaksanaannya berjalan secara damai, aman, dan lancar. “Berkat kerjasama berbagai komponen masyarakat untuk mewujudkan Buleleng yang kondusif,” ujarnya.(ira)

BAGIKAN