Buleleng Kenalkan Seni Tradisional yang Unik  

71
NGONCANG – Tradisi ngoncang yang digelar di Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung, Buleleng. (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) – Sebelum perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1939, berbagai seni tradisional digelar di Buleleng. Selain sebagai pelengkap upacara, kegiatan itu merupakan ajang mengenalkan budaya tradisional yang sudah menjadi warisan leluhur kepada wisatawan.

Di Banjar Paketan, Kelurahan Paket Agung Buleleng, pada hari pengerupukan, Senin (27/3) masyarakat dihibur dengan kegiatan lomba ngoncang. Lomba ini cukup menjadi perhatian wisatawan, karena keunikannya. Tradisi ngoncang ini sudah ada hampir 1,5 abad di mana pada zaman itu digunakan sebagai penumbuk padi untuk menghasilkan beras. Selain itu juga dipercaya untuk menetralisir keburukan. Oleh karena itu, kegiatan ngoncang ini selalu menjadi pelengkap dalam suatu upacara keagamaan seperti ngenteg linggih, mediksa, dan ngaben.

Menurut Kelian Banjar Pekraman Paketan, Putu Purnawan mengatakan, lomba ngoncang ini sebagai bentuk melestarikan adat dan budaya serta tradisi yang ada. Selain itu juga melihat Buleleng memiliki wilayah agraris dan cenderung masyarakatnya mayoritas petani tentu alat-alat pertanian seperti alat untuk ngoncang ini agar tetap dijaga kelestariannya dan menghindari dari kepunahan bahkan kerusakan.

1
2
BAGIKAN