Jelang Hari Raya, Pedagang Dodol Tambah Stok  

30
KHAS - Dodol dan satuh khas Buleleng yang ramai dipesan jelang perayaan Galungan dan Kuningan. (Ira)

Singaraja (Bisnis Bali) – Dodol khas Buleleng menjadi warisan kuliner dan dipertahankan turun temurun. Selain itu, proses pembuatan dodol hingga kini yang masih menggunakan peralatan dan cara yang tradisional untuk menjaga kekhasan rasa yang dihasilkan.

Berdasarkan pantauan Bisnis Bali di Desa Gitgit Singaraja, tampak berbagai dodol yang sudah selesai dikemas dan dipajang. Biasanya setiap menjelang Galungan dan Kuningan, para pelaku home industry sudah mulai menambah stok dodol mengantisipasi lonjakan konsumen menjelang hari raya. Pada umumnya mendekati hari raya masyarakat hingga pengepul dodol berlomba-lomba memesan lebih awal baik yang dijual kembali atau digunakan untuk hari raya.

Menurut Ni Luh Adriani, pembuat dodol, Selasa (21/9), dodol ini untuk persiapan hari raya. Ia menambah stok dodol sebanyak 50 persen dari hari biasanya, dan sejak seminggu lalu juga sudah ada pesanan dodol untuk Galungan dan Kuningan,” katanya.(ira)

BAGIKAN