LPD Siap Bersaing dan Bersanding 

12
SEMINAR - Kegiatan seminar yang dilaksanakan BKS LPD Provinsi Bali dengan melibatkan peserta mahasiswa dan karyawan LPD bertempat di Aula PHDI Provinsi Bali, Sabtu (18/3). (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Menghadapi persaingan yang ketat antara perbankan, lembaga keuangan mikro, lembaga perkreditan desa (LPD) harus menjalankan konsep bersaing dan bersanding. Ketua Badan Kerjasama (BKS) LPD Provinsi Bali, Nyoman Cendikiawan, di sela-sela Seminar Refleksi Kepemimpinan Hindu dalam Pengelolaan LPD Bali, Sabtu (18/3) mengatakan, dalam era keterbukaan dan globalisasi, kepala LPD selaku pemimpin di LPD harus bisa tetap bersaing secara sehat dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) LPD sehingga konsep bersaing dan bersanding bisa diwujudkan.

Ia mengungkapkan, dengan didukung SDM yang ahli di bidangnya, LPD akan mampu tumbuh berkembang dan bersaing dengan lembaga keuangan lain. Hal ini dalam rangka menghadapi tantangan ke depan, LPD dituntut selalu meningkatkan kualitas SDM. “Bersaing kita siap, bersanding pun LPD juga siap,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah LPD di Bali sebanyak 1.433. Jumlah karyawan LPD di Bali 8.000 orang. Aset LPD Bali saat ini sudah mencapai Rp 16 triliun. Perkembangan aset dan petumbuhan LPD berkat dukungan krama Bali dan desa pekraman.

Dipaparkannya, LPD mendorong   perekonomian masyarakat Bali di pedesaan untuk bisa tumbuh dan berkembang. Dengan mengoptimalkan fungsi LPD, masyarakat desa pekraman bisa mendorong perekonomiannya sehingga bisa menggeliat.

Karo Ekbang Setda Provinsi Bali, Nengah Laba mengatakan, dalam perjalanan LPD dihadapkan berbagai permasalahan mulai dari pembenahan SDM, masalah permodalan sampai sorotan LPD ilegal. (kup)

BAGIKAN