Tekan Angka Kelahiran, 10 Warga Kembengan Lakukan Vasektomi

7
Sepuluh warga Banjar Kembengan, Desa Tulikup mengikuti program vasektomi. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali)- Sepuluh warga Banjar Kembengan, Desa Tulikup, mengikuti program vasektomi. Program ini merupakan Program Pemkab Gianyar dalam upaya menekan laju pertumbuhan peduduk melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunga Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar.  Ke sepuluh warga Banjar Kembengan ini merupakan warga yang memiliki anak lebih dari dua orang, bahkan sampai 12 orang dan masih dalam usia produktif.

Kelian Banjar Kembengan, Ketut Karya mengatakan, jumlah warga Banjar Kembengan merupakan yang terbesar di Desa Tulikup yakni, sebanyak 428 KK. Sebagian besar mata pencaharian dari warganya merupakan buruh tani, buruh bangunan serta kerajinan tikar.

Kondisi warganya yang beberapa tidak melaksanakan KB, terutama kaum ibu – ibu karena ada ketakutan sehingga laju pertumbuhan sulit dikendalikan. Sepuluh warga Banjar Kembengan ini merupakan warga yang telah memiliki anak lebih dari 2 orang, bahkan ada yang sampai 12 anak. “Untuk menekan angka kelahiran lagi, kami manfaatkan program KB gratis Pemkab Gianyar,” ucap Ketut Karya.

Plt. Kepala Desa Tulikup, Ida Bagus Oka Murda mengatakan, dari tujuh banjar dinas yang ada di Desa Tulikup, yakni Banjar Dinas Tegal, Banjar Dinas Kaje Kauh, Banjar Dinas Menak, Banjar Dinas Roban, Banjar Dinas Pande, Banjar Dinas Siyut dan Banjar Dinas Kembengan yang memiliki populasi penduduk paling padat. Selain itu, permasalahan yang ada di masyarakat di Banjar Kembengan juga lebih kompleks, mulai dari angka kelahirannya, perceraian, pernikahan dini hingga poligami. Gebrakan awal pelaksanaan vasektomi ini dilaksanakan di Banjar Kembengan, selanjutnya akan menyasar banjar lainnya.(kup)

BAGIKAN