Perbankan Didesak Optimal Turunkan Suku Bunga Kredit  

16

Denpasar (Bisnis Bali) – Kalangan perbankan didesak optimal menurunkan suku bunga kredit. Kondisi tersebut menyusul kebijakan pelonggaran transmisi kebijakan moneter yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melalui jalur suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate pada 2016 lalu.

“BI telah melakukan transmisi kebijakan moneternya melalui penurunan suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate sejak Januari 2016 sampai Oktober 2016 dengan kisaran mencapai 150 basis points (bps) atau 1,5 persen menjadi 4,75 persen. Namun, itu belum optimal khususnya di suku bunga kredit,” tutur Wicaksana yang juga pelaku usaha, Jumat (13/1) kemarin.

Ia menerangkan, masih ada potensi bagi perbankan untuk menurunkan suku bunga kredit secara bertahap, sehingga itu akan berdampak pada bergairahnya sektor usaha yang pakhirnya berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik pada tahun ini. Imbuhnya, tumbuhnya sektor usaha di Bali cukup berpotensi. Itu didukung dengan Bali yang masih menjadi tujuan wisata selama ini.(man)

BAGIKAN