Laku Mahal, Petani Cabai di Candi Kuning Sumringah

19

Tabanan (Bisnis Bali) –Sejumlah petani cabai di Banjar Kembang Merta, Desa Candi Kuningan, Tabanan kini sedang sumringah-sumringahnya. Betapa tidak, di tengah cuaca buruk yang ditandai dengan intensitas hujan lebat terjadi di salah satu sentra pertanian cabai di daerah lumbung beras ini, kondisi tersebut dibarengi dengan harga jual hasil panen di tingkat petani yang mengalami lonjakan signifikan.

“Kami sumringah dengan harga cabai sekarang ini. Sejak cuaca buruk lalu hingga kini harga cabai di tingkat pentani mengalami kenaikan, kondisi ini yang kemudian mendorong pula harga cabai di pasaran atau di tingkat pedagang menjadi kian mahal. Bahkan tembus di kisaran Rp 100 ribuan per kg,” tutur salah seorang petani cabai di Banjar Kembang Merta, Desa Candi Kuning Tabanan, Wayan Rata, Kamis (12/1).

Ia menerangkan, jumlah produksi cabai yang dihasilkan di kalangan petani di tengah cuaca buruk telah berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga harga cabai di tingkat petani mengalami lonjakan akibat tingginya permintaan pasar selama ini.

 Akuinya, saat ini untuk kualitas campuran (berisi cabai merah dan cabai hijau) harga mencapai Rp 50.000  di tingkat petani, kondisi tersebut mengalami lonjakan dari biasanya yang hanya diperdagangkan di kisaran Rp 18.000 per kg dengan kualitas sama. (man)

BAGIKAN