Implementasikan Pola PNSB Bupati Giri Prasta Terima Potongan Tumpeng HUT PDI Perjuangan Bersama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kala

36
Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri memberikan potongan tumpeng kepada Bupati Badung i Nyoman Giri Prasta pada puncak acara HUT ke-44 PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center,  Selasa (10/1).   

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemerintah Kabupaten Badung yang telah menerapkan pola pembangunan nasional semesta berencana (PNSB) dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RJMD) semesta berencana 2016-2021, mendapat pengakuan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Sorkarnoputri pada puncak acara HUT ke-44 PDI Perjuangan yang dipusatkan di Jakarta Convention Center, Selasa (10/1) kemarin.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendapatkan kesempatan bersanding dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla menerima potongan tumpeng dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
PPNSB adalah buah pikiran dari Presiden RI I sekaligus Proklamator Ir. Soekarno. Pemerintah Kabupaten Badung melalui kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa berserta seluruh jajaran, dinilai berhasil mengimplementasikan PPNSB  dalam program-program pemerintahannya. Dengan alasan itulah, Bupati Badung Giri Prasta yang juga kader PDI Perjuangan mendapat kehormatan menerima potongan tumpeng ke-3, yang diserahkan Ketua Umum Megawati Soekaroputri.  Sebelumnya potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Presiden Joko Widodo dan potongan tumpeng ke-2 kepada Wapres Jusuf Kalla.
Bupati Giri Prasta di sela-sela acara yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, kalangan parpol dan kader/simpatisan PDI Perjuangan se-Indonesia ini mengatakan, adalah suatu kehormatan dan penghargaan yang diberikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang diberikan kepada dirinya, khususnya masyarakat Badung, bisa mendapatkan pengakuan dalam pelaksaaan PPNSB. Dikatakannya, PPNSB sudah menjadi dasar atau roh yang telah tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana 2016-2021, yang implementasinya telah dilaksanakan mulai anggaran perubahan APBD 2016 lalu.
“Kami juga mengucapkan terima kasih Ibu Ketua Umum telah berkenan hadir dalam peluncuran implementasi PPNSB beberapa waktu lalu di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung,” katanya.

Melalui lima bidang prioritas, yaitu pangan, sandang dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan, bidang adat budaya dan agama, dan bidang pariwisata serta infrastruktur pendukungnya, pihaknya ingin mewujudkan masyarakat Badung yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya, sesuai ajaran Tri Sakti Soekarno.
Keberhasilan dan pencapaian pelaksanaan program-program dari hulu ke hilir, lanjut Bupati, adalah berkat dukungan seluruh jajaran pemerintahan dan DPRD Kabupaten Badung, serta yang tak kalah penting peran serta seluruh masyarakat Kabupaten Badung. Dia berharap ke depannya seluruh unsur dan komponen masyarakat Kabupaten Badung tetap bersatu padu untuk mewujudkan Kabupaten Badung yang maju, aman dan sejahtera. (ad64)

BAGIKAN