Harga Dipatok, Rumah Bersubsidi Diprioritaskan bagi MBR

23

Tabanan (Bisnis Bali) – Rumah sehat sederhana (RSH) bersubsidi diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dengan jangka waktu kredit pemilikan rumah (KPR) 20 tahun, konsumen bisa mencicilnya dengan nominal angsuran relatif ringan. Demikian diungkapkan pengembang CNR, Bagio Utomo, Selasa (10/1).

Dikatakan dengan kemudahan itu konsumen diharapkan mampu me-manage  keuangan mereka untuk memiliki rumah dengan harga Rp 141 juta tersebut. Karena itu, dalam syarat  KPR RSH bersubsidi ini pendapatan konsumen mininal Rp 4 – Rp 4,5 juta. ‘’Rumah bersubsidi amat dibutuhkan konsumen untuk tempat tinggal akibat padatnya penduduk perkotaan,’’ katanya.

Selain itu, harga lahan di kota yang makin mahal menyebabkan program rumah murah ini hanya bisa direalisasikan di beberapa kawasan saja. ‘’Di Bali rumah bersubsidi bisa dibangun di Tabanan, Negara, Karangasem, dan Buleleng,’’ jelasnya.(gun)