Pemkab Tabanan Lakukan Penertiban Aset

17
Pemkab Tabanan melakukan pengecekan aset di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Aset pemerintahan memiliki fungsi sangat strategis serta berperan penting, namun jika dalam penggunaan tidak dikelola secara baik maka dikhawatirkan akan menjadi persoalan. Salah satunya adalah menjadi temuan BPK.

Untuk menertibkan aset yang dimiliki, Pemkab Tabanan melakukan pengecekan aset di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (9/1). Penertiban aset ini juga sebagai konsekwensi rotasi atau mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada akhir Desember 2016 lalu. Sehingga terjadi perubahan tempat kerja, baik itu dinas atau badan.

Pengecekan sejumlah aset tersebut dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tabanan Tjokorda Alit Juli, Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tabanan, I Made Sukada, serta tim dari Inspektorat Tabanan.

Tinjauan pertama dilakukan dengan mengunjungi Dinas Kebudayaan yang sebelumnya merupakan Kantor Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BAPPELUH). Dari pengecekan tim ditemukan sejumlah aset yang hilang seperti lampu, kursi, meja, dan tirai.

Bendahara dan Pengurus Aset Eks BAPELUH, Wayan Sujana mengungkapkan, dirinya kesulitan untuk mendeteksi dan mendata kembali mengenai adanya aset yang hilang dikarenakan adanya reposisi. Oleh karena itu dirinya mengharapkan bantuan saran ataupun solusi dari pihak terkait.(man)

BAGIKAN