Risiko Likuiditas Perbankan Ketat masih Membayangi  

28

Denpasar (Bisnis Bali) Industri perbankan diharapkan jangan lengah karena ketatnya risiko likuiditas akan masih membayangi pada 2017 ini. Perbankan jangan hanya berpedoman masuknya dana repatriasi, namun harus diingat dampak bila suku bunga The Fed naik.

Pemerhati perbankan, Dr. Indrawan di Sanur, Minggu (8/1) mengatakan, optimis industri perbankan akan tumbuh pada 2017. Tetapi, keoptimisan tersebut jangan hanya buaian namun harus terus diisi dengan berbagai faktor, mulai pelayanan, teknologi hingga dari intern bank itu sendiri terkait pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK).

“Likuiditas masih membayangi akan ketat akibat tingginya risiko kredit bermasalah (NPL) tahun lalu yang harus segera diperbaiki,” katanya.

Selain karena NPL, kata dia, perbankan juga harus mulai memikirkan imbas dari kenaikan suku bunga The Fed. Diprediksi akan banyak dana asing yang keluar dari Indonesia yang rawan membuat likuiditas perbankan ketat.(dik)

BAGIKAN