Atasi Lonjakan Harga Cabai, Diperlukan Kerja Sama Semua Pihak  

11

Denpasar (Bisnis Bali) – Harga cabai yang terus melambung beberapa hari terakhir ini dan sempat Rp 120.000 per kilogram membuat inflansi di Kota Denpasar naik. Untuk mengatasi hal ini tentunya membutuhkan kerja sama dari berbagai kalangan baik itu pemerintah, masyarakat atau konsumen dan petani.

Wakil Gubernur Bali sekaligus Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Bali, I Ketut Sudikerta dalam kegiatan pasar murah yang dilakukan pada Sabtu (7/1) lalu mengatakan, untuk mengatasi kenaikan harga cabai, TPID Bali menyediakan cabai impor sebanyak 100 kilogram untuk masing-masing pasar Kreneng dan Pasar Badung yang disalurkan pada pasar murah dengan harga Rp 85.000 per kilogram.

“Kami di sini juga melakukan edukasi kepada masyarakat sebagai kosumen agar bisa memanfaatkan lahan kosong di rumahnya atau melakukan teknik puspa sari untuk menanam sedikit kebutuhan pokok mereka. Tentunya kami mengharapkan dukungan dari berbaga pihak,” katanya.(wid)

BAGIKAN