Perbankan perlu Kembangkan Transaksi Produk ”Treasury”  

66

Denpasar (Bisnis Bali) – Perbankan ke depannya diharapkan bisa makin mengembangkan transaksi produk treasury yang dimilikinya. Pemasaran produk-produk  treasury perlu dikembangkan karena merupakan sumber fee based income suatu bank.

Hal itu dikatakan pemerhati perbankan Dr. Indrawan di Sanur, Jumat (6/1) kemarin terkait pengembangan perbankan pada 2017.

“Selain fokus pada pelayanan, bank tidak salahnya juga makin memfokuskan pada treasury-nya,” katanya.

Menurut dia, treasury dalam aktivitas bank sangat penting karena tempat pengelolaan aset bank dalam bentuk penanaman dana dengan memperhitungkan sumber dana. Aset atau kekayaan bank harus dikelola dengan sebaik-baiknya. Umumnya treasury dilakukan unit kerja khusus yang akan melakukan pengelolaan aset bank dalam bentuk penanaman dana.

Fungsi unit kerja bidang treasury yaitu bertanggung jawab dalam pengelolaan likuiditas bank, manajemen aset, liabilitas dan sekaligus sebagai unit yang mencari keuntungan (profit center). Intinya bertanggung jawab dalam memastikan bahwa bank selalu dalam kondisi likuid yakni dana selalu tersedia membayar kewajiban yang jatuh tempo kepada pihak ketiga. Memenuhi kebutuhan bisnis termasuk pencairan kredit dan atau membayar biaya operasional.(dik)

BAGIKAN