Petani Cabai tak Nikmati Keuntungan  

15

MELAMBUNGNYA harga cabai di pasaran ternyata tidak dinikmati petani. Para petani malah menderita kerugian akibat busuknya buah cabai sebelum dipanen.

Musim hujan ternyata menjadi musuh bagi para petani cabai. Akibat hujan yang terus mengguyur, buah cabai menjadi cepat busuk sehingga tidak bisa dipanen. Kondisi inilah yang mengakibatkan harga cabai melambung. “Gara-gara hujan terus, cabai jadi cepat busuk. Dari 25 pohon yang saya tanam cuma dapat panen 1 kg saja,” kata Ketua Kelompok Wanita Tani Sari Nadi, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Subandiah. Padahal, kelompok wanita tani sudah membayangkan akan meraup banyak keuntungan. Biasanya satu pohon dapat menghasilkan sedikitnya setengah kilogram cabai, namun sekarang 25 pohon cuma menghasilkan 1 kg saja.

“Harga cabai sekarang Rp 100 ribu lebih per kilogram, tapi kami gagal panen. Jadi tidak pernah bisa menikmati keuntungan meski harga melambung,” katanya. (pur)