Lonjakan Harga Cabai Rawit Dongkrak Inflasi  

14

Denpasar (Bisnis Bali) –Pada Desember 2016 hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat Kota Singaraja mengalami  inflasi 0,63  persen, atau terjadi  peningkatan  Indeks  Harga Konsumen  (IHK)  dari  134,25  pada November  2016 menjadi  135,10 pada  Desember  2016. Inflasi di Kabupaten Buleleng salah satunya ditopang oleh kenaikan harga cabai rawit yang menyumbang 0,7519 persen pada kelompok bahan makanan periode yang sama.

“Jika dilihat dari tingkat  inflasi  tahun  kalender  (Januari  –  Desember)  2016  dan tingkat  inflasi  tahun  ke  tahun (Desember  2016  terhadap  Desember  2015)   di Singaraja mencapai 4,57  persen,” kata Kepala BPS Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Rabu (4/1).

Ia mengatakan, inflasi  terjadi  karena  adanya  peningkatan  harga  yang  ditunjukkan  oleh  naiknya  indeks  kelompok bahan  makanan  1,98  persen yang sekaligus mendominasi pada Desember 2016 lalu. Disusul, kelompok  transportasi,  komunikasi, dan  jasa  keuangan  0,52  persen, kelompok  sandang  0,10  persen,  kelompok  kesehatan  0,04  persen,  kelompok  makanan  jadi,  minuman, rokok dan tembakau 0,03 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,01 persen.(man)