Tingkatkan Dedikasi kepada Masyarakat Jro Sutiawati Gelar Pengobatan Gratis pada 6 Januari 2017 Nanti Sosok Pebisnis Dupa Selama 14 Tahun  

79

Gianyar (Bisnis Bali) – Guna meningkatkan dedikasi kepada masyarakat, pada awal tahun 2017 ini, Jro Sutiawati kembali menyelanggarakan pengobatan gratis untuk penyakit medis ataupun nonmedis, yang akan dilaksanakan di Batubulan pada 6 Januari 2017 mendatang. Tidak hanya pengobatan, wanita yang juga sebagai pengusaha dupa sejak 14 tahun lalu ini juga membuka jasa untuk berkonsultasi masalah karier, keuangan ataupun jodoh.

Media pengobatan yang digunakan adalah minyak pawisik dengan obat-obatan tradisional yang juga didapatkan dengan pawisik. Obat yang didapat dari alam ini adalah obat tradisional yang telah familiar dikenal orang Bali seperti kepasilan, cukli, kelapa mulung, dan lain-lain tak mudah didapatkan,  karena obat-obatan tersebut hanya muncul pada hari-hari tertentu serta tidak sembarang orang dapat melihatnya. Obat dari alam itulah yang dipercaya masyarakat Bali dapat menyembuhkan sakit medis dan nonmedis. Namun penemuan dari obat-obatan ini lumayan sulit, sehingga untuk mencari obat-obatan tersebut memaksanya untuk membeli pada seseorang.

Selain pengobatan, Jro Sutiawati juga memberikan dorongan psikis pada pasiennya. Ia tahu, meskipun pengobatan tradisional yang menjadi andalannya, ia harus mengimbanginya juga dengan kekuatan pikiran pasien dengan motivasi.

Menurutnya, meskipun berbagai alat canggih di dunia kedokteran saat ini, pengobatan herbal masih menjadi pilihan masyarakat. Hal ini terlihat dengan banyaknya masyarakat yang datang ke kliniknya dan meminta bantuannya untuk kesembuhan penyakitnya hingga solusi dalam dunia usaha.

Khusus pada 6 Januari ini, pengobatan dengan obat-obatan herbal tersebut akan diberikan pada pasiennya yang membutuhkan secara gratis. Jika memang tidak membutuhkan obat, minyak pawisik yang menjadi andalannya akan digunakan sebagai media untuk mengobati baik mengurut atau diminum. Jro Sutiawati mulai menangani pasien dengan mengurut dan menyentuh pasien langsung. Karena itu, kesempatan pengobatan gratis ini, jangan sampai disia-siakan. Pasien yang datang cukup membawa canang, dupa, pejati untuk memohon restu kepada sasuhunan agar diberikan kesembuhan.

Jro Sutiawati sebagai tokoh pengobatan tradisional tak lepas dari orang-orang di belakangnya. Bung Karno, leluhurnya dan anak gaibnya selalu menyertainya dalam mengobati pasien serta memberikan pawisik-pawisik apakah pasiennya terkena sakit medis atau nonmedis.

Masyarakat yang ingin mencoba pengobatan tradisional dengan obat-obatan herbal serta minyak pawisik, dapat menghubungi 081337306812 untuk membuat janji terlebih dahulu.

Bisnis Dupa
Tak hanya ahli di bidang pengobatan, di tengah begitu padatnya kegiatan,  Jro Sutiawati juga memaksimalkan penjualan dupa yang diberi nama Sapu Jagad yang sudah dirintisnya dari sebelum melaksanakan tugas (ngiring) melayani masyarakat dalam bidang pengobatan.  Usaha dupa yang sudah dijalankan dari 14 tahun lalu ini kian diminati oleh masyarakat Bali. Terbukti dengan penjualan yang menjangkau seluruh wilayah.

“Usaha ini kembali saya garap, yang dulunya bisnis ini dikerjakan oleh karyawan saya. Tidak hanya distribusi, dupa-dupa yang sudah dikenal masyarakat ini, juga kami produksi sendiri, yang kualitas sangat kami unggulkan,” katanya.

Dengan digarapnya kembali bisnis dupa ini,  dia menawarkan kepada masyarakat ingin memesan dupa Sapu Jagat ini,  bisa hubungi nomor 081246757777. (wid/)

BAGIKAN