Efisiensi Kiat Sukses UMKM Bersaing di Pasar MEA

11

Denpasar (Bisnis Bali) – Diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak akhir tahun 2015, mesti disikapi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Bali. Khususnya bagi UMKM yang menjadi produsen dituntut mampu bersaing dengan produk yang datang dari negara anggota ASEAN lainnya.

Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handycraft Indonesia (Asephi) Bali, I Ketut Dharma Siadja belum lama ini menjelaskan, dengan diberlakukannya MEA akan terjadi perdagangan bebas tingkat ASEAN. Oleh karena itu, bagi UMKM yang bergelut di produksi mampu meningkatkan kualitas dengan harga bersaing.

Paling tidak, tegasnya, UMKM mampu membuat produksi yang dijual lokal dengan kualitas dan harga sama dengan produksi yang datang dari negara ASEAN. ”Pasar di Indonesia, khususnya Bali cukup tinggi. Disamping masyarakat kita bergaya konsumtif menjadi sasaran para pengusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tegasnya.(sta)